PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikofarmakologiPsikiatri

antagonis reseptor dopamin

dopamine-receptor antagonist

Ringkasan Singkat

Antagonis reseptor dopamin adalah zat yang menghambat efek dopamin dengan cara mengikat dan memblokir reseptornya, biasanya digunakan untuk mengatasi gejala psikosis.

Antagonis reseptor dopamin adalah zat apa pun yang mengurangi efek neurotransmitter dopamin dengan cara mengikat secara kompetitif dan memblokir reseptor dopamin. Secara klasik, penggunaan klinis antagonis dopamin dalam kesehatan mental adalah untuk memodulasi gejala skizofrenia dan kondisi psikotik lainnya. Semua obat antipsikotik konvensional (tipikal atau generasi pertama) dianggap bekerja melalui antagonisme atau agonisme parsial pada reseptor dopamin D2 pascasinaps. Sebagian besar antipsikotik generasi kedua (atipikal) juga memiliki tingkat aktivitas antagonistik pada reseptor tersebut. Selain itu, beberapa antagonis reseptor dopamin lainnya digunakan secara medis untuk mencegah atau mengobati mual dan muntah yang parah.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Schatzberg, A. F., & Nemeroff, C. B. (2017). The American Psychiatric Association Publishing Textbook of Psychopharmacology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback